The Day I'm Scared

Hari yang aku takuti...
Di setiap tahun, aku mempunyai hari yang paling aku takuti jika hari itu sudah mulai mendekat...
Yaa, aku takut, aku takut tidak bisa menghadapinya, atau bahkan memberi pengaruh buruk yang sangat besar bagiku -,-
Tak hanya di setiap tahun, beberapa tahun yang akan datang pun aku harus melewati hari yang paling aku takutkan sejak aku dewasa...

Setiap tahun, aku selalu takut jika idul fitri tiba....
Mengapa takut?
Yaaa, aku takut karena aku berbeda dengan kalian....
Pada awalnya, ketika aku belum mengerti akan ini semua, aku sama seperti kalian, sangat bahagia jika idul fitri akan tiba, yaa di sana adalah moment bermaaf2an yang paling tepat, minta maaf kepada seluruh yang dikenal, dan juga bulan kemenangan :)
Namun, ketika aku mulai mengerti akan semua ini, aku merasa takut jika bulan ini akan datang...
Yaaa, karena di bulan ini, mereka seluruh keluarga dari ayah tiriku datang, aku merasa canggung jika mereka datang, bukannya aku benci ataupun tidak suka jika mereka datang, tapi.... aku ngerasa canggung dan merasa bahwa aku gak cocok untuk bergabung dengan mereka, apalagi mereka terkadang pun membeda - beda kan ku, rasanya sakit, tapi harus tetap senyum depan mereka :") 
Terkadang mereka tidak datang ke rumah kami, tapi semuanya berkumpul di kampung...
dan lagilagi aku pun merasa canggung, hingga aku tak mau ikut pergi ke kampng dan memutuskan merayakan lebaran sendirian di rumah :') aku udah pernah kayak gini, rasanya............ hidup aku itu cuma sebatang kara aja :'(

Dan hari yang akan datang beberapa tahun lagi itupun sangat aku takutkan,...
Yaaa, hari pernikahanku...
Seharusnya bahagia bukan? Berbeda lagi dengan aku, aku takut dengan hari pernikahanku nati...
Takut kenapa?
Aku takut calon suami dan keluarganya tak bisa menerima keadaanku karena tak ada yang bisa menikahkanku... Yaaa... Aku punya ayah kandung, tapi udah gak nganggap aku lagi sebagai anaknya :'( dan aku pun terlanjur membencinya, sehingga aku pernah bilang dengan mamak.. "kalau misalnya Anis nikah nanti, jangan kasi tau ayah yaa Mak, Anis gak mau dia tau, apalagi datang dan menikahkan Anis, gak sudi Anis Mak.." Dan mamak pun mengiyakannya...
Ada sihh yang bisa menikahkanku, yaitu adek ayahku, tapi aku takut, bisa saja kan dia bilang ke ayah, dan akhirnya ayah datang, bisa hancur semuanya :'(
Atau mungkin dinikahkan oleh wali hakim?
Aduuhhhh, kalau gitu rasanya seperti ga sempurna :(
Tapi tetap aja, hal yang paling aku takutkan nanti adalah, keluarga calon suamiku tak bisa menerima keadaanku yang sebenarnya, apalagi anak - anak broken home itu identik dengan anak - anak yang gak beres :'( padahal aku kan anak baik - baik meskipun anak broken home :(


Posted by
Anis Nisa Nasution

More

Everyday

     Hari demi hari berlalu, dan aku pun harus terus bisa menerima takdir yang tak mungkin bisa ku ubah... Setiap hari, aku terus belajar untuk bisa menerima semua yang telah dituliskan kepadaku, mencoba menerimanya...
     Aku tak pernah sanggup untuk bisa menerima semua ini, karena aku beradaptasi dengan lingkungan yang sangat bertolak belakang dengan takdir yang ku alami, aku sering merasa iri dengan mereka, temantemanku, yang selalu merasa senang dengan kehidupan mereka di rumah, mereka selalu merasa lengkap. Apalagi kalau mereka bercerita tentang aku baru dibelikkan iniloh sama mamaku, aku baru dibelikan ituloh sama ayahku, yaahhh, rasanya hancur waktu mereka bercerita dengan semangatnya, sementara aku? Aku hanya berusaha elihatan senang juga di depan mereka :')
      Berpura - pura senang, bahagia di depan mereka adalah salah satu hal yang sering kulakukan, aku sering tak menjadi diriku sendiri, yaa ketika aku berusaha keliahatan senang :')
     Aku tau, hidup ini tak boleh banyak mengeluh, jalani aja apa yang ada, tapi yaa aku sering ga sanggup menerimanya, apalagi ketika aku mendengar ceritacerita bahagia dari temantemanku :( dan ditambah lagi mamak gak pernah peduli dengan keadaanku yang merasa terpuruk dengan ini semua. Dia selalu bilang, ini udah takdirmu Nis, kau harus mampu nerima semua ini, mamak ga mungkin bisa ngelakuin apa yang kau mau...
      Aduuhhhh, nyess kali rasanya :'(
      
      Satupun gaada yang peduli dan ngerti dengan aku... Yaaa, aku ini seperti benalu dan parasit di kehidupan kedua orang tuaku, cuma bisa ngerugiin mereka... ahhh, kenapa aku gak mati aja yaa? ahhaa... (bicara soal mati, aku udah pernah nyoba lakuinnya, minum baigon, hahaha... pas mau aku minum eh akunya di panggil, gajadi dehh...)

      AKU CUMA ANAK YANG NGERUGIIN KEDUA ORANG TUAKU!!!
Benerkan itu? iyalahh, aku punya ayah, tapi ayah ga pernah ngasi uang belanja samaku, yaa seolah - olah aku ini bukan siapasiapanya, bahkan dia udah gak nganggap aku sebagai anaknya lagi, malang banget sih nasipku :'(   Aku punya mamak, tapi dia selalu mengeluh dengan aku yang semakin besar, makin banyak biaya aja yang aku keluarin, apalagi aku mau kuliah, bolakbalek aku di suruh kerja aja, gausah kuliah, tapi aku gamau... mamak semakin gondok liat aku apalagi ayah kandungku gamau tau dengan keadaanku, dia makin bingung dan sebenarnya dia segan kali dengan suaminya, karena suaminyalah yang biayain aku sampe sekarang, eh akunya malah minta lebih lagi...
SERBA SALAHKAN? :"(
Atau mungkin aku ngikutin kata mamak aja? Aku gausah kuliah, aku langsung kerja aja?
aaahhhhhh.... Mau pergi aja rasanya dari sini, tapi gamungkin, mereka udah ngebesarin aku, gamungkin aku maen pergi aja, kan ga tau diuntung kali itu namanya...

Rasanya pengen kali teriak dari atas gunung yang tinggi, teriak sekuat tenagaku, terus tiduran di atas gunung itu sambil mandangi langit, dan ngadu sama Allah aku ga sanggup dengan ini semua :"(

Aku tau, bukan hanya aku yang mengalami hal seperti ini, tapi jujur, aku ga sekuat mereka yang sanggup ngejalani ini semua, aku gakuat dan aku gasanggup, aku lemah :(


Ya Tuhaaannn, aku gamampu :'(

Posted by
Anis Nisa Nasution

More
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / A Story :)

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger